Dispensasi Pernikahan Dini
Komisi C: Butuh Kerjasama Agar Diska tidak Meningkat
Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tuban, berharap agar jumlah pernikahan dini dengan Dispensasi Perkawinan (Diska) di Tuban tidak lagi meningkat.
Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tuban, berharap agar jumlah pernikahan dini dengan Dispensasi Perkawinan (Diska) di Tuban tidak lagi meningkat.
Pernikahan dini dengan Dispensasi Perkawinan (Diska) di Kabupaten Tuban terus meningkat setiap tahunnya, Jumat (19/2/2016) Data terakhir yang dihimpun blokTuban.com, tahun 2015 ada 224 usulan pernikahan dini
Pangsa pasar mobil di awal tahun 2016 yakni pada awal tiga bulan pertama atau kuartal I cukup stabil. Sejak akhir Desember hingga Januari penjualan mobil di Kabupaten Tuban belum menunjukkan peningkatan berarti.
Kesadaran akan bercocok tanam menggunakan sistem organik, memacu petani untuk berinovasi menghasilkan pupuk organik sendiri. Yaitu Arziku Ridho atau kerap disapa Jack (26), berinisiatif menghasilkan pupuk organik dari kotoran hewan cacing.
Petani padi organik asal Desa Kanorejo, Kecamatan Rengel pada musim tanam berikutnya akan menggunakan metode System of Rice Intensification atau S.R.I.
Penanaman padi organik yang masih jarang dilakukan petani pada umumya, ternyata memiliki banyak keuntungan. Salah seorang petani yang menggunakan sistem organik, Asholikhudin (37) mengatakan kesehatan sebagian besar berasal dari apa yang dikonsumsi tubuh. Salah satunya nasi yang menjadi makanan pokok kebanyakan orang.
Berawal dari keperihatinan menurunnya kesuburan tanah akibat penggunaan pupuk kimia Arziku Ridho A (26) bersama kedua saudaranya berinisiatif menanam padi organik. Hal itu dilakukan sejak satu tahun terakhir ini. Dalam satu tahun, terdapat dua kali masa panen
Gaya berbusana anak muda, khususnya kaun hawa kali ini ngetrend dengan model Tunik. Di awal tahun 2016, baju model Tunik berjajar di depan etalase.
Suatu hal yang dinggap tidak bermanfaat ternyata memberi manfaat bila tahu caranya. Seperti petani satu ini, Kasmuin (46), ia memanfaatkan gulma sebagai pupuk organik atau alami.
Entah rayuan apa yang dipergunakan Rahmat Joni (30), warga Kelurahan Kampung Manggis, Kecamatan Gunung Sari, Kabupaten Padang, terhadap Tumisri (30), seorang perempuan asal Desa Cendoro, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban.