
Reporter : Ali Imron
DISCLAIMER: Informasi berikut ini tidak ditujukan untuk menginspirasi siapapun melakukan tindakan serupa. Bila Anda merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan Anda ke pihak-pihak yang dapat membantu, seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental terdekat.
blokTuban.com - Kasus bunuh diri dengan cara menggantung kembali terjadi di Kabupaten Tuban. Kali ini, lokasinya di Dusun Sambungrejo, RT 04 Rw 02 Desa Dahor, Kecamatan Grabagan, Tuban dengan korban ibu rumah tangga berinisial S (42).
Korban ditemukan menggantung di teras rumahnya. Adapun tali tampar yang dipakai korban berwarna biru dengan panjang kurang lebih dua meter.
Menurut Kapolsek Grabagan, AKP Sampir Santoso bahwa saksi menyebut korban ditemukan menggantung di teras rumahnya sekitar pukul 09.30 WIB.
Sebelum korban memutuskan untuk mengakhiri hidupnya, sekitar pukul 06.00 wib Illa Natia (Adik korban) berangkat mengantarkan suaminya ke Desa Banjaragung Kec. Rengel untuk bekerja diproyek, dan korban dirumah sendirian.
"Setelah dari mengantar suami, adik korban mengawasi orang kerja yang merontok jagungnya di Desa Banjaragung Rengel, setelah kegiatan merontok jagung saksi pulang kerumah sekira pukul 09.30 wib dan mendapati kakaknya S dalam keadaan gantung diri diteras rumah," Ujar Kapolsek Grabagan.
AKP Sampir menambahkan, saat adik korban menemukan S dalam kondisi sudah meninggal dunia. Di mana mulut S mengeluarkan darah, serta lidah menjulur.
"Melihat kondisi ini saksi berteriak minta tolong ketetangga, mendengar teriakan tersebut tetangga korban berdatangan kerumah untuk melihat kondisi korban," imbuhnya.
Untuk penyebab bunuh diri di wilayahnya, Kapolsek Grabagan masih melakukan penyelidikan. Selain itu, meminta keterangan para saksi dan keluarga dekat apakah korban sebelum mengakhiri hidup punya masalah berat.
[Al/Rof]
0 Comments
LEAVE A REPLY
Your email address will not be published