Skip to main content

Category : Tag: Bengawan


Tinggi Air di Karangnongko Mulai Turun Drastis

Kondisi air Bengawan Solo belakangan ini kondisinya terus naik dan turun. ditengarai hujan di hulu dan hilir turut serta memengaruhi kondisi muka air bengawan. Seperti hari ini, Minggu (26/2/2017), di wilayah Kota Bojonegoro ditetapkan status Siaga I atau Siaga Hijau, namun di papan duga Karangnongko, Kecamatan Ngraho, tinggi air beringsut turun.  

Banjir Bengawan Masuk Siaga I

Tinggi muka air Bengawan Solo terus menunjukkan tren naik di papan duga Taman Bengawan Solo, Kecamatan Kota Kabupaten Bojonegoro. Bahkan, siang tadi sudah masuk Siaga Hijau atau Siaga I banjir Bengawan Solo.

Inilah Kondisi Terkini Bengawan Solo

Ketinggian muka air Bengawan Solo terus menunjukkan tren turun sejak dinihari tadi. Walaupun lambat, tetapi diprediksi jika tidak ada hujan di hulu maupun lokal Bojonegoro, maka siaga hijau akan segera lepas.

Rumah Milik Kasbani yang Pertama Kebanjiran

Dindingnya terbuat dari papan kayu, beralaskan tanah dan jauh dari kata mewah. Begitu menampakan rumah Kasbani (57). Hingga kini, terhitung sudah ketiga kalinya bangunan rumah yang ia tempati digeser lantaran terkikis air Bengawan Solo.

Tren Naik, Siang ini Bengawan Siaga Dua

Debit BengawanSolo di Bojonegoro pukul 13.00 WIB dinyatakan berstatus siaga dua banjir atau siaga kuning. Hal itu menyusul meningkatnya permukaan Sungai Bengawan Solo akibat derasnya kiriman air dari hulu sungai akibat tingginya curah hujan di wilayah hulu dan hilir dalam beberapa hari terakhir.

Datang Lebih Cepat, Pagi ini Bengawan Siaga I

Tingginya curah hujan yang terjadi beberapa hari terakhir memicu tinggi muka air Sungai Bengawan Solo di Bojonegoro terus naik. Bahkan pagi ini pukul 06.00 WIB papan duga Kota Bojonegoro debit Bengawan Solo kembali menyentuh 13.65 pheilschall atau siaga hijau.

Kali Kening Banjir, Bengawan Solo Dibawah Siaga

Sejak kemarin, Kali Kening yang membentang dari Kecamatan Kenduruhan hingga Parengan, Kabupaten Tuban meluap. Tidak sedikit rumah di Kecamatan Parengan yang terendam air bah berwarna cokelat. Aliran sungai tersebut melintasi hingga kecamatan trucuk dan bermuara di Bengawan Solo.

Pasca Penambang Pasir 'Tewas' di Bengawan

Cerita Penambang yang Meninggal Masih Riuh

Meninggalnya Supar (51) asal Desa Jati Duwur, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Jombang, diyakini warga datang ke wilayah Desa Glagahsari, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban, sebagai penambang pasir. Sebab, sudah jamak diketahui kalau warga Jombang datang untuk mendapat penghasilan dari menyelam dan mengambil pasir.